Kasus Rasis Bukanlah Pemicu Blunder Terry

Anton Ferdinand (biru bergaris) dan John Terry ( REUTERS/Toby Melville/Files)

VIVAnews - Kapten Chelsea, John Terry melakukan blunder saat timnya menjamu Arsenal, Sabtu, 29 Oktober 2011. Namun bagi Pelatih The Blues, Andre Villas-Boas, insiden ini tidak berkaitan dengan tuduhan rasis yang dihadapi Terry.

Menjamu tim papan atas Arsenal di Stamford Bridge, The Blues menyerah 3-5. Dalam duel ini, John Terry sempat membawa Chelsea unggul 2-1 pada menit ke-45. Sayang, nama Terry harus tercoreng setelah dia melakukan blunder di pada menit 85.

Terry terjatuh saat menerima sodoran Frank Malouda. Bola yang lepas dari kakinya langsung diserobot RvB dan berhasil mengkonversinya menjadi gol. Gol kedua RvB ini membuat Arsenal berbalik unggul 4-3 atas Chelsea.

Van Persie mencatat hattrick setelah kembali membobol gawang Chelsea pada menit 90. Dua gol Chelsea lainnya dicetak oleh Theo Walcott dan Andre Santos. Sedangkan dua gol Arsenal dicetak Juan Mata dan Frank Lampard.

"Apakah situasi (kasus rasis) ini menganggu John? Tidak sama sekali," kata AVB seperti dilansir Telegraph.

"Masalah itu saya pikir tidak mengganggunya sama sekali. Itu hanya kesalahpahaman saja. Kasus ini sedang ditangani FA, jadi biarkan mereka menginvestigasinya. Ini hanyalah kekalahan bagi sebuah tim," lanjut pelatih 34 tahun itu.

Terry memang telah dituduh melontarkan kata-kata rasis kepada salah seorang bek tim promosi QPR, Anton Ferdinand. Terry dituding melakukan tindakan yang tak terpuji ini saat Chelsea bertemu dengan QPR pada Premier League, pekan lalu.

Terry sebenarnya sudah membantah tudingan tersebut. Menurutnya hal itu hanya salah paham dan dia mengaku telah berbaikan dengan Ferdinand usai pertandingan. Meski demikian, FA tetap melakukan investigasi atas kasus ini.
"Anda harus melihat dua gol ini di luar situasi yang ada sebab, satu gol lahir dari pemain yang terpeleset dan satu lagi karena kami ingin menyamakan kedudukan. Jadi tidak ada yang salah dengan organisasi pertahanan," kata Villas Boas. (adi)

"Kami dihukum situasi yang terlalu cepat. Keberuntungan sedang tidak berada bersama kami," mantan pelatih FC Porto tersebut.

• VIVAnews Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

View the original article here

0 Response to "Kasus Rasis Bukanlah Pemicu Blunder Terry"

Poskan Komentar

kasih komentar yah supaya tulisannya lebih bermutu